Thanks to Our Good Friends

Hai!

Lagi. Entah mengapa, kayanya ini seperti agenda saat setiap waktu-waktu menjelang kelulusan dari suatu lembaga pendidikan formal. Menjelang lulus sebelum ujian, nangis-nangis ga jelas sebelum UN, minta maaf banyak-banyak biar lancar UNnya, sampai pada waktunya di mana UN telah dilewatkan dengan baik dan di situ gue sadar.

Ga kerasa udah 3 tahun di lembaga formal dengan label anak SMA yang ingusan, masih remaja, pengen nyobain apapun—dari yang normal sampe yang ekstrim beserta ada beberapa yang ga perlu dijelasin—, masih ngerasain ketawa-ketawa ga jelas, galau-galauan sama si doi yang kita suka, acara petak umpet kaya ff fluffy school-life gitu sama orang disuka, sampe ga sempet mikirin masa depan dalam setahun pertama hingga akhirnya sempet nyesel yang udah ga ada artinya.

Tapi..

Hal yang paling membahagiakan adalah waktu di mana sebuah perkumpulan konyol secara tanpa sadar mereka saling rangkul-merangkul, saling tolong-menolong, saling mendukung satu sama lain, saling melindungi, dan sebagainya hingga baru sadar kalau waktu untuk merasakan hal seperti itu sudah tinggal sedikit.

Huah, entahlah.

Sejatinya, baru saat ini kerasa banget kalau kita beneran bareng-bareng, beneran saling rangkul, saling dukung, saling melindungi, dan banyak sekali. Baru saat ini nemuin para fangirl gila, baru saat ini beneran sakit hati sama cowok-cewek sampe kesumat parah, baru tahun ini ngerasain kadang direndahkan sampai dasar….

Tapi, untunglah. Setidaknya di saat-saat seperti itu masih ada yang melindungi, menolong, merangkul, mendukung, menghibur, dan banyak lagi. Mungkin ini yang disebut Tuhan Maha Adil. Sesulit apapun kondisinya, masih ada yang mau menolong. Sangat bersyukur karena masih ada yang mau menemani gue sampai ke titik ini.

Emang sih. Shabrina nyebelin, tante ngeselin, shelim kaya mau minta ditabok, dian yang kadang suka bikin sebel, sinta kelewat polos bablas, mega minta ditimpuk, virya yang baru ketahuan terdeteksi gilanya sama bias jongin-baekhyun, dhilla yang suka nyubit bilang gemes itu kadang sakit, aul yang udah ngefreak tingkat akut sama ff yaoinya, riri yang bablas nyebelin dibalik muka sok polosnya yang mirip baekhyun–dikit. Aneh kan punya temen-temen begini amat -___-

Tapi, saya bahagia. Mereka masih mau berbagi, melindungi, menolong, merangkul, mendukung, bahkan menghibur. Saya bahagia karena mereka masih mau berada di sisi saya sampai saat ini. Saya bersyukur karena mereka masih mau menerima segala kekurangan saya. Dari yang lebaynya parah, teriak-teriak kalo liat bias kece, cerita panjang lebar tentang ff yang lagi kerennya, curhat sampe ekspresif banget kalo ngomongin doi, sampe yang terakhir nangis-nangisan di punggung mereka sampe kejer parah. Huaaaa~

Jadi….

Terima kasih ya atas dua tahun ini. sama anak XII IPA SCIENCE OF GENERATION 10 INDOCEMENT SENIOR HIGH SCHOOL. Yang udah banyak banget konfliknya dan pada akhirnya kompakan menyambut ultah Bu Ani tahun ini. Wkwk! XD KALIAN LUAR BIASAAAAA!!!!! >_____<

Terima kasih juga untuk teman-teman yang sudah berjalan bersama saya sampai ke titik ini. Semoga kalian semua sukses terus bareng-bareng, lulus bareng-bareng, dan banyak lagi! Kalo sukses jangan pernah lupain gue ya ceman~~~ :”(( I love you all!!! ❤ ❤ ❤

Thanks for two years ^^ saranghaja!

/ga bisa nulis panjang karena baru kelar UN dan lagi ga bisa melankonis. Hihi~/

noh potonya silahkan diliat. wkwk

Iklan

5 thoughts on “Thanks to Our Good Friends

  1. waaaaaaaaaaaaa, terharuuuuuuuuuu TT_TT tapii, gue masih dibilang kadang suka bikin dia sebel, lain kali gue mau lebih sering buat elu sebel eonni whahahaha ^^

Mind to Review? ^ ^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s