Bus

Terdengar bunyi ketukan yang berasal dari kakiku untuk menyalurkan betapa tak sabarnya menunggu sesuatu. Kuarahkan pandang ke jalan raya yang amat ramai lalu-lalang. Langit semakin gelap dan bintang-bintang sudah siap untuk muncul memancarkan sinar dan menghiasi kegelapan malam. Kueratkan syal hitamku karena udara malam mulai menyerang tanpa ampun dan kupeluk tubuhku sembari mengusap-usap lengan untuk menyalurkan kehangatan yang ada.

Senyumku langsung terukir lebar saat terdengar decitan pelan bus yang berhenti tepat di depanku. Membuatku segera melangkah masuk ke dalam dan mencari tempat duduk yang nyaman berhubung bus tersebut sepi.

Kupilih dua buah kursi dengan yang salah satunya berdampingan dengan kaca jendela bus. Membuatku segera memasang earphone begitu mendapatkannya.

Lucu rasanya sudah lama tidak duduk di bus seperti ini sejak dua tahun lalu. Sejak di mana sebelum pergi meninggalkan kota Perth. Sejak di mana kutinggalkan seluruh masa lalu yang begitu amat menyakitkan. Sejak di mana orang itu tak pernah berjanji akan kembali lagi.

Kutarik napas dalam-dalam kala mengingatnya.

Lucu sekali sewaktu aku bertemu dengannya di sini. Lucu sekali sewaktu ia mengatakan bahwa ia butuh adaptasi dengan kota ini. Lucu sekali sewaktu ia mengatakan bahwa aku adalah teman pertamanya. Lucu sekali sewaktu aktivitasku saat bersamanya di sini adalah menikmati jalan raya yang ramai sembari berbagi earphone untuk mendengarkan lagu kesukaan bersama. Lucu sekali sewaktu ia mengatakan bahwa tempat ini adalah tempat menyalurkan semua keluh-kesahnya. Lucu sekali sewaktu ia bilang bahwa tempat ini adalah tempat yang amat berharga.

Dan kali ini aku percaya ucapannya begitu merasakannya.

Airmataku akhirnya lolos tanpa diminta. Cairan bening itu mengalir dan mulai membasahi pipiku. Seakan seluruh airmata yang telah terbendung di dalam pelupuk mata, berdesakan ingin keluar semuanya. Satu kalimat yang terlintas di benakku kini saat perlahan hatiku mencoba merasakan ketidak hadirannya.

Kapan kau kembali?

-fin.

Tulisan ga jelas, jadi ga usah dibaca yah XD wkwk. /efekbaperdanpusiang/

Iklan

2 thoughts on “Bus

Mind to Review? ^ ^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s