DaeRi’s Daily : Snowflake

cwgbxv_weaqrzes

20151220 © AirlyAeri

Casts : Kim Jongdae [EXO’s Chen] & Song Aeri [OC]

Genre : Marriage Life, Comedy, Fluff ║ Rated : PG-17 ║ Length : Ficlet (675 words)

Backsound : EXO – On The Snow

***

Waktu sudah memasuki musim dingin. Di mana kini hampir seluruh jalan dipenuhi oleh salju. Termasuk jalanan Garossugil yang tetap saja ramai di akhir pekan, meski hujan salju yang tak terlalu deras menghadang. Tampak orang berlalu lalang melewati sepanjang jalan yang di setiap tepinya ditumbuhi pepohonan gugur daunnya.

Seperti janji Aeri beberapa hari yang lalu, kini ia telah terbebas dari tugasnya dan sengaja tidak menggarap sisa naskah terakhirnya. Membuatku dengan yakin ingin pergi menikmati dinginnya bulan Desember dengan berjalan-jalan bersama Aeri sembari menyusuri jalan tersebut seperti kebanyakan orang.

“Dae.”

“Apa?”

“Orang-orang melihat kita seperti sepasang kekasih yang ingin berkencan tahu.”

Aku memandang Aeri yang tampaknya agak risih, kemudian beralih ke arah para pejalan kaki yang rata-rata kentara sekali suka mencuri pandang ke arah kami. Aku berdeham sebentar sebelum berkata, “Biar saja. Kau kan memang kekasihku, Ae. Sudah berlabel milik Kim Jongdae pula di sini.”

Kuangkat tangan kanan Aeri dengan sarung tangan biru tua yang sedang kugenggam dan menaruhnya tepat di ulu hatiku. Membuat gadis itu mendecih.

Ish, gombal,” desisnya. “Sejak kapan Kim Jongdae menjadi tukang gombal?”

“Mau bagaimana lagi. Sejak aku punya istri bernama Song Aeri, aku jadi romantis begini sih. Jadi salahmu yang terlalu manis di mataku.”

Aish, berhenti menggodaku!”

Aku terkikik pelan kala mendengar seruan kesal milik Aeri yang kini memalingkan wajahnya yang memerah. Namun, sedetik kemudian dapat kurasakan lenganku terlingkar sempurna dengan lengan Aeri yang hangat. Sementara, tangannya yang lain sibuk memegang payung demi berlindung dari hujan salju yang masih turun.

“Wahh…”

Kulirik Aeri yang kini menggumam takjub sebelum kulihat objek yang menjadi pusat perhatian gadis itu. Tak jauh dari area kami, tampak sepasang insan sedang berlari melawan salju dengan pakaian lengkap pernikahan—setelan tuksedo dan gaun pengantin tanpa memakai mantel. Membuatku sedikit bergidik ngeri membayangkan berlari di tengah suhu yang makin lama makin membeku tanpa sehelai benang wol pun.

Namun segera kutepiskan pikiran lain, kala melihat aura bahagia yang terpancar di wajah mereka yang saling mengumbar senyum satu sama lain dengan tangan yang saling bertaut erat. Seolah beban yang selama ini mereka pikul, akhirnya lepas tanpa jejak dan saling meyakinkan bahwa mereka pasti akan baik-baik saja. Membuatku mau tak mau ikut tersenyum melihatnya.

“Dae, menurutmu apa yang terjadi dengan mereka sebelumnya?”

Kualihkan atensiku ke arah Aeri yang masih memandang sepasang insan yang berlari semakin menjauh sebelum mendongak ke arahku.

“Aku pikir pasti telah terjadi sesuatu yang besar hingga mereka memutuskan untuk melakukan hal gila seperti itu,” sahut Aeri kemudian. “Tapi jodoh siapa yang tahu, kan Tuhan yang menentukan.”

“Tapi Tuhan juga tahu, bahwa kita bisa menentukan takdir kita dengan siapa akan menghabiskan sisa hidup,” balasku. “Bukan begitu?”

Yeah.” Aeri kini mengiyakan ucapanku sebelum kembali menolehkan kepalanya untuk melihat kembali sepasang punggung insan yang semakin mengecil. “Tapi, mereka hebat. Telah berani mengambil keputusan besar untuk melawan dunianya.”

“Kenapa tidak jika demi bersama seseorang yang kaucintai dan mencintaimu dengan tulus?”

Aeri tersenyum mendengar ucapanku. “Seperti kau dan aku, begitu?”

“Tapi kita tidak melawan dunia, yang ada aku harus melawan egoku,” ujarku yang mampu atensinya teralihkan ke arahku seutuhnya.

“Kenapa?”

Aku membalas tatapan matanya yang memancarkan penasaran. Kemudian, tanpa diminta telunjukku terulur untuk menyentuh beberapa panca indra milik gadis di sebelahku ini. “Mata, hidung, bibir ini. Terlalu cantik untuk dipandang. Kalau aku tak ingat sedang berada di mana sekarang, aku pasti sudah melakukan hal-hal yang tidak seharusnya.”

“Hah, dasar,” dengus Aeri sambil melengos. “Enyahkan dulu pikiran anehmu. Ck, tak kusangka ternyata selama ini selain tukang gombal, kau juga punya pikiran begitu ya.”

“Heh, Ae.”

“Apa?”

Aeri mendongak ke arahku dengan wajah merengut, membuatku tak tahan untuk menyentuh wajahnya dan membungkam bibirnya penuh dengan lumatan selama lima detik. Dan di detik selanjutnya, kujauhkan wajahku darinya sambil tersenyum jahil.

“Aduh, rasanya aku jadi ingin pulang ke rumah,” gurauku sambil melirik hujan salju yang makin deras.

Kulirik Aeri yang kini masih mengerjapkan matanya sebelum meninju perutku yang sayangnya tak sakit. “Dasar Kim Jongdae. Apa-apaan kau ini hah?” desisnya dengan nada kesal sekaligus malu. Wajahnya juga memancarkan semu merah yang amat kentara. Membuatku tak bisa berhenti tersenyum melihatnya.

Aduh, kalau begini kan aku tak bisa berhenti mencintaimu, Ae.

-fin.

Yessshhh!! Kelaaaarr!! Fanfict ini dikerjakan bersamaan dengan tugas praktikum fisika dasar yang amburadul. Saking stresnya malah bikin fanfict yang tidak ada mutunya. Duh aku bisa apa 😦 wkwk. Oh iya, ini juga nulisnya sambil ditemenin dinginnya udara dan lagu EXO – On The Snow. Mantap banget jadinya. Hahaha XD

Oh iya, maafkan aku yang merasa pernah aku kasih komentar tapi kepotong dan bahkan kekirim dua kali. WordPress di tabletku lagi bermasalah dan kacau. Jadi mohon maaf yang sebesar-besarnya >_<

Oke, segitu aja. Mau curhat tentang album EXO terbaru, tapi kayanya rata-rata pendapatnya semua sama. Fluffy sekali, rasanya jadi ingin menulis series albumnya (kecuali Sing For You & Lightsaber karena yang satu galau yang satunya buat jingkrak-jingkrak (mulai sotau)). Ah tapi nulis ini aja udah syukur Alhamdulillah :v hahaha XD

Sekian dari saya. Selamat baca dan semoga suka. 🙂 hehehe.

Thank you

-Airly.

Iklan

10 thoughts on “DaeRi’s Daily : Snowflake

      1. Ish ini wordpressnya lagi bermasalah ber. Maklum ya /berasa yang punya wordpressnya/ :v
        Wkwk iya, lu juga ya semangaattt ❤ ❤ btw lu beneran mau ngambil mas jongdaenya? Berani lu sama gue hah? :v wkwkwkwkwk canda deh aku mah :3 haha

  1. Maygaaaadddd

    Chen gw!! Thunder bender gw!!! Bagaimana bisa jadi kayak gini sih? Tidak!!! Chen chen. (Oke, aku terlalu berlebihan) tapi sumpah baca Chen yang kayak gini bikin senyum-senyum geje membayangkan Thunder bender ge sok2an ngrayu cewek dan nyium2.

  2. tsaaaaaaaaaaah fluffnya aeri ga nyante pisan haks. dan seperti kukatakan ALBUM INI TITLE SONGNYA OOT!!!
    wait, bukan. aku cuman mau bilang kalo ini manisnya bikin…. haish gitulah pokoknya. stlh aku pusing penelitian buat skripsi habis ujian pulak bayangkan, kesorean sampe ditinggalin kunci sama laboran *curhat malahan* terus kamu bawa fic fluffy empuk gimana gitu kan.
    ‘ternyata kamu punya pikiran begitu juga, ya.’
    waktu baca kalimat ini tuh rasanya pingin ‘KAPAN JONGDAERI PUNYA ANAK?!’
    hahaha iya sesungguhnya part mereka punya anak itu sangat kutunggu sekali :p
    tapi masukan aja sih, airly kalo menggal kalimat tuh kadang suka ga pas *menurutku, jgn marah ya* misal yg di paragraf pertama itu, sesungguhnya tiga kalimat pertama bisa digabung semua. aku sendiri merasa kurang nyaman krn ‘di mana’ dan ‘termasuk’ itu terasa agak aneh kalo ditaruh di depan kalimat, kyk gantung gitu
    hehe segitu aja deh, makasih buat daily dose of fluffnya airly and keep writing! klo jadi bikin sing for you tracklist-ficnya, aku nunggu ^^

    1. Halo kakak! XD gapapa kak curhat yang panjang di sini juga boleh kok kak XD
      Fluffnya ga nyante soalnya lagunya EXO yang baru aja semuanya ga nyante kak, aku bisa apa :v hehehe
      Waktu baca review kakak yang nanya kapan Jongdaeri punya anak bikin aku mikir dan bergumam ‘iya juga ya’. Ah tapi kakak tunggu aja, sebenernya pengen bikin part yang itu cuman masih mikir (kebanyakan mikir yha XD)
      Oh iya abis baca masukan kakak, tadi aku baca ulang dan emang ternyata benar bikin kurang nyaman dan terasa aneh saat dibaca seperti yang kakak bilang. Huft, terima kasih kak akan masukannya, akan kuperbaiki dengan segeraaaa ><
      Terima kasih kak sudah berkunjung dan memberikan pujian sekaligus masukannya. Semangat juga kak buat skripsinyaa 😀 hehehe

Mind to Review? ^ ^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s