DaeRi’s Daily : Worried

cover1

AirlyAeri © 20161127

 Main Casts : Kim Jongdae [EXO’s Chen] | Song Aeri [OC]

Genre : marriage life, fluff | Rated : PG-17 | Length : ficlet (465 words)

***

“Song Aeri….”

Aeri segera menolehkan kepalanya begitu mendengar suara parau di sebelahnya. Matanya mendapati Kim Jongdae yang kini sibuk meringkuk di atas ranjang berbalut selimut tebal. Ini sudah memasuki bulan November omong-omong, jadi Aeri mengerti sekali apa yang dirasakan Jongdae sekarang.

“Sudah jangan pergi bekerja besok, tubuhmu masih panas dan bersinmu belum kunjung reda,” ungkap Aeri seraya mengusap lengan kekar Jongdae.

“Besok ada rapat penting, klienku sudah menanti deadline kami, Ae,” ungkap Jongdae disertai dengan suara ingus yang berusaha ia tarik demi bernapas.

“Ya, lalu kau mau tiba-tiba saat memimpin rapat, kau ambruk di depan anak buahmu? Kemudian anak buahmu bersama-sama menggotong badanmu yang ringsek ini ke rumah sakit, begitu? Menyusahkan sekali.”

“Ya ampun, kenapa kau begini kejam sih, Ae?”

Jongdae menggerutu di balik selimutnya seraya mengubah posisinya menjadi duduk dan berhadapan dengan Aeri. Wajah lelaki itu pucat sekali, apalagi jika mendengar suara ‘srot-srot!’ dari hidungnya yang sudah dipenuhi ingus. Membuat Aeri makin tidak tega saja.

“Aku ini tidak kejam, Dae. Tetapi aku harus mengatakan begitu agar kau berhenti keras kepala. Tubuhmu itu masih panas dan kau perlu istirahat. Aku tahu sekali kau itu kelelahan lantaran sudah dua bulan terakhir ini kau membantuku membereskan pekerjaan rumah, bahkan hampir seluruh aktivitas rumah ini kau yang pegang kendali.”

Jongdae terdiam memandang Aeri sendu. Lalu membalas, “Aku tahu, maksudku kan juga baik. Aku tidak ingin terjadi apa-apa pada calon ibu dari calon bayiku.”

Refleks pipi Aeri memerah disertai dengan kedua mata yang membesar. Membuat Jongdae cepat-cepat berdeham dan melanjutkan, “Lagi pula, itu juga sebagai imbalan lantaran selama ini aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku.”

“Tapi kalau begini akhirnya, aku tidak akan mau, Dae!”

“Aku juga begini agar sekali-kali merasakan bagaimana menjadi keras kepala seperti Song Aeri.”

Nah.

Jongdae salah berucap tanpa sadar, jadi ia menoleh ke arah Aeri yang kini ternganga tak percaya mendengarnya.

“Jongdae!!” teriak Aeri setelah beberapa saat terdiam. “Berhenti menjadi kekanak-kanakan untuk sekarang! Cepat istirahat dan besok tidak usah masuk kerja! Aku akan menghubungi sekretarismu segera, paling lambat besok pagi!”

“Ae~”

“Berhenti keras kepala sepertiku, Dae. Itu sifat jelekku yang tak boleh kau tiru. Ayo tidur yang benar.”

Aeri membimbing Jongdae agar berbaring dengan benar diikuti olehnya. Lalu, ia meraih tangan Jongdae yang masih terasa panas suhunya dan menggenggamnya dengan erat.

“Dae.”

“Apa?”

Jongdae masih mengamati Aeri yang kini menaruh telapak tangannya di pipi gadisnya. Diam-diam sudut bibirnya terangkat merasakan tulang pipi Aeri yang menempel di tangannya.

“Kau tidak lihat kekhawatiranku ya? Kenapa sampai begini sih?” tanya Aeri.

Lagi, Jongdae mengamati Aeri tepat di manik mata cokelat tuanya. Sorot kecemasan dan kepanikan jelas sekali terlihat di sana. Membuatnya refleks menarik tubuh gadisnya ke dalam rengkuhannya. Satu hal yang pasti, Aeri tidak akan protes dengan pelukan bersuhu panas dari tubuh suaminya sendiri.

“Aku itu lebih khawatir melihatmu terus kelelahan ketimbang tubuhku yang tumbang, kalau kau mau tahu.”[]

-fin.


Jaga kesehatan kak, lagi rentan sakit soalnya ((angkat tangan tinggi sebagai contoh)) dan cuacanya lagi labil seneng mendung dan hujan secara tiba-tiba. Sedia payung sebelum hujan juga ya kak. Ehehehe. Sekian dan terima kasih.

-Airly.

Iklan

2 thoughts on “DaeRi’s Daily : Worried

Mind to Review? ^ ^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s